Jumat, (13/2) - Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menghadiri kegiatan lokakarya dan redesign Medan Zoo yang digelar sebagai upaya pembenahan dan pengembangan kawasan tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri unsur BKBSI, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, jajaran pemerintah daerah, serta para perancang dan pemerhati satwa.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Medan menyampaikan bahwa Medan Zoo merupakan aset Pemerintah Kota Medan yang memiliki potensi besar namun masih membutuhkan banyak perbaikan. Ia menilai pembenahan harus dilakukan secara bertahap dan terukur agar kebun binatang ini dapat berfungsi optimal bagi masyarakat.
Wali Kota juga menyinggung berbagai kritik yang pernah disampaikan terhadap kondisi Medan Zoo. Menurutnya, keterbukaan terhadap kritik menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan, sehingga ke depan Medan Zoo dapat tampil lebih baik dan membanggakan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kebun binatang tidak hanya berbicara soal teknis dan anggaran, tetapi juga membutuhkan kepedulian, kecintaan terhadap alam dan satwa, serta konsep yang disusun bersama para ahli. Pemerintah Kota Medan ingin memastikan pengembangan dilakukan dengan perencanaan matang dan melibatkan berbagai pihak yang kompeten.
Dengan luas lahan sekitar 32 hektare, yang saat ini baru dimanfaatkan sebagian, Medan Zoo dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara terpadu. Selain sebagai kawasan konservasi dan edukasi, pengembangannya juga diharapkan mampu mendorong potensi ekonomi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan kesejahteraan satwa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan untuk mewujudkan Medan Zoo yang lebih layak, representatif, dan menjadi kebanggaan Kota Medan. Pemerintah Kota Medan berkomitmen melakukan pembenahan secara berkelanjutan demi masa depan kawasan tersebut.
#MedanUntukSemua #PemkoMedan #DinasSDABMBKKotaMedan